Home » Kisah Pecinta al-Quran » Lecehkan Nabi Muhammad dan Al-Quran, Dosen di Pakistan Divonis Hukuman Mati

Lecehkan Nabi Muhammad dan Al-Quran, Dosen di Pakistan Divonis Hukuman Mati

Sebuah pengadilan di Pakistan telah menghukum seorang dosen atas tuduhan telah melakukan tindakan penistaan agama Islam dan memvonisnya dengan hukuman mati.

Junaid Hafeez, seorang dosen di Universitas Bahauddin Zakariya di pusat kota Multan, Pakistan, dituduh telah menghina Nabi Muhammad dan kitab suci Al-Quran, secara lisan dan di Facebook pada tahun 2013.

Sebuah pengadilan di Multan mendapati dia bersalah dan memvonisnya dengan hukuman mati pada hari Sabtu kemarin setelah persidangan panjang yang sering mengakibatkan penundaan dan pemindahan hakim.

Hafeez ditahan di sel isolasi karena masalah keamanan sejak 2014 ketika pengacaranya, aktivis hak asasi terkemuka Rashid Rehman, dibunuh.

Serangan itu terjadi setelah Rehman diancam di pengadilan terbuka oleh para pemimpin agama dan pengacara yang terkait dengan penuntutan.

Penghujatan agama Islam adalah subjek yang sensitif di Pakistan, di mana menghina Al-Quran atau Nabi Muhammad dapat mengakibatkan hukuman penjara seumur hidup atau hukuman mati. Tuduhan penistaan agama  juga membawa ancaman kekerasan di luar pengadilan oleh massa atau dalam serangan yang ditargetkan.[fq/aljzr]

Check Also

Sudut Renungan Saat Ruqyah Syar’iyyah

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِAssalamualaikum Warahmatullahi Wabarokatuh! Al-Hasan Al-Bashri berkata, “Wahai anak Adam, sesungguhnya kamu akan ...

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: