Bismillah walhamdulillah, asholatu wassalamu ‘ala rosulillah…
Namanya begitu mulia, terukir dalam al-Quran tercinta.
Sebenarnya, terdapat bermacam-macam pendapat ahli tafsir mengenai asal-usul dan sejarah Luqman.
Ada yang mengatakan Luqman adalah seorang hakim, tukang kayu, dan ada juga yang berpendapat beliau adalah seorang wali. Dan bagaimanapun, cukup untuk kita tahu bahwa Luqman ini adalah seorang yang istimewa dan diberi hikmah oleh Allah SWT berupa kebijaksanaan dankecerdasan tinggi. Sehingga, terdapat sebuah surah khusus dalam Al-Quran yang menceritakan kisah beliau beserta nasehat yang disampaikan kepada anaknya.
Berikut adalah koleksi nasehat Luqman Al-Hakim yang terdapat dalam Al-Quran (Surah Luqman) dan juga sebagian lagi yang disebut dalam beberapa kitab; antaranya kitab Tafsir Ruhul Ma’ani dan kitab Hidayatullah Mursyidin.
Berikut adalah nasehat Luqman yang bukan saja boleh diterapkan sebagai cara mendidik anak, melainkan juga untuk peringatan bagi kita dan berkaca diri sendiri.

1. MENGESAKAN ALLAH
Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di kala sedang memberinya nasehat, (katanya) : Hai anakku! Janganlah engkau mempersekutukan Allah, karena sesungguhnya syirik itu adalah suatu penganiayaan yang besar.

2. MENJAGA SEKECIL-KECIL SIKAP PRILAKU
Hai anakku! Sesungguhnya jika ada (amal-amal) itu sebesar biji sawi (sekalipun), biar adanya didalam batu, atau dilangit, ataupun dibumi, niscaya Allah SWT akan tunjukkan (memperlihatkannya). Sesungguhnya Allah SWT Maha Halus lagi Maha Mengetahui.
3. SHOLAT DAN SABAR
Hai anakku! Dirikanlah solat dan suruhlah (manusia) berbuat kebajikan dan laranglah dari perbuatan yang mungkar dan sabarlah atas sesuatu (musibah) yang menimpamu. Sesungguhnya yang demikian itu adalah dari urusan-urusan yang dipastikan (Allah).

Foto Kredit: theguardian.com
4. TIDAK MEMBANGGAKAN DIRI
Dan janganlah engkau memalingkan pipimu dari manusia (karena sombong) dan janganlah berjalan dimuka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah SWT tidak menyukai orang yang sombong dan membanggakan diri.
Dan berlakulah sederhana dalam berjalan dan rendahkanlah suaramu (dalam berbicara), sesungguhnya seburuk-buruknya suara ialah suara keledai.
5. MARAH ANAK KARENA SAYANG
Wahai anakku, seandainya ibubapakmu marah kepadamu karena kesilapan yang dilakukan olehmu, maka marahnya ibu bapakmu adalah bagaikan pupuk bagi tanaman.
6. MENGHINDARI UTANG
Hai anakku! Jauhkanlah dirimu dari berutang, sesungguhnya berutang itu menjadikan dirimu hina di waktu siang dan gelisah di waktu malam. Na’udzubillahiminzaliik…
7. ELAK BERBOHONG WALAU SEKALI
Hai anakku! Engkau jauhilah bersifat dusta, sebab berdusta itu enak sekali mengerjakannya, seperti enaknya memakan daging burung, sedikit saja berdusta, akibatnya tetap akan memberi bahaya.
Waspadalah, DUSTA itu menyebabkan KECANDUAN!

Foto Kredit: civillislamica.it
8. PENTINGNYA MENGINGATI KEMATIAN
Hai anakku! Kalau bertemu dua kejadian, antara menjenguk orang mati dengan menghadiri pesta perkawinan, maka pergilah menjenguk orang mati. Demikian pentingnya kita akan mengingatkan diri yang bakal pulang ke kampung akhirat, sedangkan menghadiri pesta hanya mengingati diri kepada kesenangan duniawi saja.
9. MAKAN SEKADARNYA
Hai anakku! Janganlah engkau makan sampai kenyang yang berlebih-lebihan. Sesungguhnya memberikan makanan yang engkau makan sampai kenyang berlebih-lebihan itu kepada seekor anjing adalah lebih baik daripada engkau memakannya.

Foto Kredit: new-muslims.info
10. BERAMAL DENGAN ILMU
Bukanlah baik namanya, bila engkau selalu mempelajari segala macam ilmu yang belum engkau ketahui, sedangkan ilmu yang telah diperolehi belum lagi engkau amalkan. Hal seperti ini tak ubahnya dengan perbuatan seseorang yang mencari kayu api, setelah dikumpulkan, lalu dipikulnya, tapi dia tak kuat membawanya, kemudian dia tambah lagi. #Ingatlah untuk senantiasa belajar…
11. KARAKTER YANG PERLU DIJAUHI
Hai anakku, janganlah engkau mudah ketawa kalau bukan karena sesuatu yang menggelikan, janganlah engkau berjalan tanpa tujuan yang pasti, janganlah engkau bertanya sesuatu yang tidak ada guna bagimu, janganlah mensia-siakan hartamu.

RELEVAN Sepanjang Zaman
Apa yang dapat disimpulkan, ternyata Allah SWT telah memberi hikmah terhadap Luqman karena nasehat beliau amat meninggalkan kesan bermakna luar biasa.
Bahkan pesan kehidupan darinya sangat relevan dan sepatutnya dijadikan panduan oleh kita hingga saat ini.
Semoga kita dapat optimal mengamalkan dan menyebarkan kebaikan yang disampaikan oleh Luqman Al-Hakim. Semoga keridhoan dan barokah ALLAH SWT mengiringi langkah kita dalam mendidikkan jiwa serta saat menjaga &mendidik anak-anak hingga tercapai segala cita-cita, Masya Allah Laa quwwata illa billah! Waullohu a’lam.
Barokallohufeekum sahabat-sahabat #LoveQuran!
*Sumber pembahasan dan foto : Kuliyyah Dhuha at shelter, web Jabatan Agama Islam Selangor, dan lain-lain.
TemanAlQuran.com Hidup Mulia Bersama Quran