Pasukan pendudukan Israel membakar beberapa rumah dan sebuah pertanian di Lebanon selatan hari ini, dalam pelanggaran terbaru terhadap perjanjian gencatan senjata, kata media lokal.
Kantor berita Lebanon NNA mengatakan beberapa rumah dibakar oleh pasukan pendudukan Israel di kota Al-Aadaissah.
Pasukan Israel juga melepaskan tembakan ke arah pinggiran kota Bint Jbeil dan meledakkan sebuah pertanian di daerah perbatasan Aita Al-Shaab, kata penyiar tersebut. Tidak ada korban luka yang dilaporkan.
Gencatan senjata yang rapuh telah berlaku sejak 27 November, mengakhiri pemboman intensif Israel terhadap ibu kota Beirut dan wilayah selatan Lebanon yang meningkat pada bulan September.
Israel telah melakukan hampir 900 pelanggaran gencatan senjata, menewaskan dan melukai puluhan orang di Lebanon, termasuk wanita dan anak-anak.
Berdasarkan kesepakatan gencatan senjata, Israel seharusnya menyelesaikan penarikan diri dari Lebanon selatan paling lambat tanggal 26 Januari, tetapi batas waktu diperpanjang hingga tanggal 18 Februari setelah Israel menolak mematuhinya.
Sebelumnya hari ini, juru bicara militer Israel, juru bicara Arab Avichay Adraee mengumumkan di X bahwa pasukan pendudukan akan tetap berada di Lebanon selatan setelah tanggal 18 Februari karena periode pelaksanaan kesepakatan gencatan senjata telah diperpanjang.[fq/anadolu]
TemanAlQuran.com Hidup Mulia Bersama Quran