Home » Kondisi Umat » Presiden Aljazair Sebut Apa yang Terjadi di Gaza Bukan Perang Tapi Pembantaian
DEIR AL BALAH, GAZA - AUGUST 20: Bodies of Palestinians are taken by his relatives from the morgue of Al-Aqsa Martyrs Hospital to be buried after Israeli attack hits a house belonging to Abu Zayd family on Bureij refugee camp in Deir Al Balah, Gaza on August 20, 2024. ( Ashraf Amra - Anadolu Agency )

Presiden Aljazair Sebut Apa yang Terjadi di Gaza Bukan Perang Tapi Pembantaian

Aljazair siap membangun tiga rumah sakit lapangan di Gaza jika perbatasan antara Mesir dan wilayah kantong itu dibuka kembali, kata Presiden negara itu Abdelmadjid Tebboune pada Ahad kemarin.

Berbicara pada rapat umum menjelang pemilihan presiden yang dijadwalkan diadakan pada tanggal 7 September, Tebboune mengatakan: “Jika mereka membuka perbatasan antara Mesir dan Gaza, kami tahu apa yang harus dilakukan. Tentara siap segera setelah perbatasan [penyeberangan Rafah] dibuka… kami akan membangun 3 rumah sakit dalam waktu 20 hari.”

Dia mengatakan kepada para pendukungnya bahwa dia juga siap mengirim ratusan dokter ke Gaza dan membantu membangun kembali apa yang dihancurkan Zionis.

Dia mengatakan apa yang terjadi di Gaza “bukanlah perang beradab, melainkan pembantaian yang dilakukan oleh pendudukan Zionis.”

Ia menambahkan bahwa mereka ingin menyelesaikan masalah Palestina dengan melikuidasi rakyat Palestina, hal yang tidak akan Aljazair terima.

Presiden petahana tersebut mencalonkan diri kembali bersama dua kandidat lainnya, Abdelali Hassani Cherif dari Gerakan Masyarakat untuk Perdamaian (MSP) dan Youcef Aouchiche dari Sekretaris Nasional Front Kekuatan Sosialis (FFS).[fq/memo]

Check Also

Prancis, Inggris, dan Jerman Serukan Diakhirinya Perang di Gaza

Para pemimpin kelompok E3 yang terdiri dari Prancis, Inggris, dan Jerman pada hari Jumat menyerukan ...

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: