Juru bicara Kementerian Luar Negeri Jerman Sebastian Fischer mengecam tentara Israel yang menggunakan warga Palestina yang terluka sebagai perisai manusia selama operasi militer di kota Jenin di wilayah utara Tepi Barat yang diduduki.
Fischer menyampaikan komentarnya saat konferensi pers di Berlin tentang rekaman video yang menunjukkan kendaraan militer Israel di Jenin dengan seorang pria Palestina yang terluka diikat di kap kendaraan utama.
Warga setempat Mujahed Azmi telah ditembak oleh tentara dan jelas-jelas berlumuran darah. Kendaraan militer tersebut melintas di antara dua ambulans Palestina tanpa berhenti agar paramedis dapat merawatnya.
Juru bicara Jerman, yang pemerintahnya memberikan dukungan penuh kepada Israel, menggambarkan rekaman itu “sulit untuk diterima”. Dia mencatat bahwa perilaku ini juga dianggap sebagai pelanggaran terhadap peraturan militer Israel, dan menambahkan bahwa pemerintah Jerman mengharapkan “klarifikasi cepat, hasil cepat dan konsekuensi yang sesuai bagi mereka yang bertanggung jawab.”
Menanggapi pertanyaan apakah dia secara langsung mengutuk kejadian ini, Fisher berkata, “Ketika saya mengatakan bahwa adegan tersebut sulit untuk ditanggung, ini adalah sebuah kecaman.”
Saksi mata mengatakan kepada kantor berita Anadolu bahwa insiden itu terjadi di lingkungan Jabriyat di Jenin setelah terjadi pengepungan terhadap sebuah rumah.
Mereka berasumsi bahwa pasukan pendudukan menggunakan orang yang terluka sebagai perisai manusia sehingga mereka dapat meninggalkan daerah tersebut tanpa dibom atau ditembakkan peluru ke arah mereka.[fq/anadolu]
TemanAlQuran.com Hidup Mulia Bersama Quran