Home » Kondisi Umat » 33 Pejabat Bulan Sabit Merah Palestina Tewas di Gaza Sejak 7 Oktober
KHAN YUNIS, GAZA - MAY 30: The bodies of the two paramedics are brought to Nasser Hospital in Khan Yunis city, Gaza on May 30, 2024. The Israeli army targeted the Tel al-Sultan neighborhood west of Rafah city. Two members of the Palestinian Red Crescent medical teams, who came to the area after the attacks on the neighborhood, were killed in another attack while continuing their work. Israel's attacks on the Gaza Strip continue. ( Doaa Albaz - Anadolu Agency )

33 Pejabat Bulan Sabit Merah Palestina Tewas di Gaza Sejak 7 Oktober

Setidaknya 33 karyawan Bulan Sabit Merah telah terbunuh di Jalur Gaza sejak Israel memulai perang mematikan di wilayah kantong yang terkepung itu hampir delapan bulan lalu, Anadolu melaporkan.

Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina (PRCS) menulis di X: “Adegan dari pemakaman rekan kami, Mohammed Jihad Abed, seorang karyawan di Departemen Manajemen Risiko Bencana, yang terbunuh ketika pasukan pendudukan mengebom rumahnya tadi malam di Rafah.”

“Ini menjadikan jumlah total anggota PRCS yang terbunuh sejak awal agresi di Gaza menjadi 33 orang, termasuk 19 orang yang terbunuh saat menjalankan tugas kemanusiaan mereka,” tambahnya.

Pada tanggal 29 Mei, dua paramedis yang berafiliasi dengan Bulan Sabit Merah Palestina tewas dalam serangan tentara Israel terhadap ambulans dalam perjalanan untuk mengevakuasi warga Palestina di Persimpangan Abu al-Said di Tel al-Sultan di kota Rafah di Jalur Gaza selatan.

Bulan Sabit Merah Palestina menekankan bahwa Israel dengan sengaja menargetkan petugas kesehatan.

Israel menggempur Jalur Gaza sebagai pembalasan atas serangan Hamas pada 7 Oktober yang menewaskan sekitar 1.200 orang.

Tentara Israel telah menyerang dan menggerebek 160 fasilitas kesehatan di Jalur Gaza, yang mengakibatkan penutupan 55 pusat kesehatan dan 33 rumah sakit.

Hampir 36.400 warga Palestina telah terbunuh di Gaza sejak Israel memulai serangannya hampir delapan bulan lalu. Mayoritas korban tewas adalah perempuan dan anak-anak, dan lebih dari 82.400 lainnya terluka, menurut otoritas kesehatan setempat.[fq/anadolu]

Check Also

Prancis, Inggris, dan Jerman Serukan Diakhirinya Perang di Gaza

Para pemimpin kelompok E3 yang terdiri dari Prancis, Inggris, dan Jerman pada hari Jumat menyerukan ...

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: