Home » Kondisi Umat » Universitas di Denmark Stop Investasi di Perusahaan Israel yang Beroperasi di Tepi Barat
A sign is placed in front of the Israeli settlement of Maale Adumim in the occupied West Bank on the outskirts of Jerusalem on August 16, 2023 (Photo by AHMAD GHARABLI / AFP) (Photo by AHMAD GHARABLI/AFP via Getty Images)

Universitas di Denmark Stop Investasi di Perusahaan Israel yang Beroperasi di Tepi Barat

Universitas Kopenhagen di Denmark kemarin mengatakan pihaknya akan menghentikan investasi pada perusahaan-perusahaan Israel yang melakukan bisnis di Tepi Barat yang diduduki.

Kampus universitas ini telah menyaksikan protes mahasiswa yang menyerukan divestasi dan mendesak gencatan senjata di Gaza sejak awal Mei.

Mahasiswa universitas tersebut menuntut pemutusan hubungan akademisnya dengan Israel, dan menarik investasinya dari perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah pendudukan Palestina.

Universitas tersebut mengatakan dalam sebuah postingan di X: “Mulai tanggal 29 Mei, mereka akan melepaskan seluruh kepemilikannya, dengan nilai total sekitar satu juta kroner Denmark ($145,810) di Airbnb, Booking.com, dan edreams.com, yang merupakan situs yang mengiklankan apartemen yang disewakan di permukiman Israel di Tepi Barat.”

Universitas tersebut menambahkan bahwa pihaknya akan bekerja sama dengan pengelola dana untuk memastikan investasinya mematuhi daftar perusahaan PBB yang terlibat dalam pemukiman ilegal Israel di Tepi Barat.

Tentara pendudukan Israel melanjutkan agresinya terhadap Jalur Gaza, dengan dukungan AS dan Eropa, membom rumah sakit, gedung, menara dan rumah warga sipil Palestina, serta mencegah masuknya air, makanan, obat-obatan dan bahan bakar.

Serangan pendudukan di Gaza telah menewaskan 36.096 orang dan melukai 81.136 lainnya, selain membuat sekitar 1,7 juta orang mengungsi dari Jalur Gaza, menurut data PBB.[fq/memo]

Check Also

Prancis, Inggris, dan Jerman Serukan Diakhirinya Perang di Gaza

Para pemimpin kelompok E3 yang terdiri dari Prancis, Inggris, dan Jerman pada hari Jumat menyerukan ...

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: