Pasukan Israel menewaskan sedikitnya 12 warga Palestina dalam serangan udara dini hari di Rafah di Gaza selatan, kata petugas medis hari ini. Reuters melaporkan bahwa pertempuran telah berkecamuk di beberapa wilayah lain di wilayah pesisir tersebut.
Negara pendudukan tersebut melanjutkan serangannya di Rafah sehari setelah mengatakan pasukannya telah menguasai zona penyangga yang seharusnya didemiliterisasi di sepanjang perbatasan antara Jalur Gaza dan Mesir, sehingga memberikan kendali efektif atas seluruh perbatasan darat Gaza.
Israel mengklaim bahwa perebutan zona penyangga telah memutus jalur yang digunakan oleh Gerakan Perlawanan Islam Palestina, Hamas, untuk menyelundupkan senjata ke Gaza selama perang Israel yang telah menghancurkan sebagian besar wilayah kantong tersebut dan menciptakan kondisi kelaparan.
Menurut sumber medis Gaza, 12 warga Palestina yang tewas hari ini adalah warga sipil. Sejumlah orang lainnya terluka dalam serangan udara Israel ketika mereka mencoba mengambil jenazah warga sipil di pusat Rafah.
Warga sipil Palestina lainnya tewas dalam serangan udara di kamp pengungsi Al-Shati di sebelah barat Kota Gaza di utara wilayah Palestina yang diduduki dan dikepung, kata petugas medis.
Israel melaporkan pertempuran terjadi di Gaza bagian selatan, tengah dan utara, namun tidak segera mengomentari laporan pembunuhan di Rafah, tempat ratusan ribu pengungsi Palestina berlindung di tempat yang menurut negara pendudukan merupakan zona aman.
Tentara pendudukan mengkonfirmasi bahwa seorang tentara telah tewas dalam pertempuran di Gaza utara, sehingga menjadikan Israel mengakui kerugian tempur sebanyak 292 orang sejak serangan darat pertamanya pada tanggal 20 Oktober.
Pasukan pendudukan terus melakukan serangan dan serangan udara di Rafah meskipun ada perintah dari Mahkamah Internasional (ICJ), Pengadilan Dunia, agar Israel menghentikan serangan gencarnya.
Israel mengaku berusaha membasmi pejuang Hamas dan menyelamatkan sandera yang ditahan di sana. ICJ juga menyerukan pembebasan sandera yang ditahan di Gaza oleh Hamas.
Lebih dari 36.000 warga Palestina telah tewas akibat perang udara dan darat Israel di Gaza sejak Oktober, dengan 53 di antaranya tewas dalam 24 jam terakhir, kata kementerian kesehatan Palestina.
Setidaknya 80.000 orang terluka, dan sekitar 12.000 orang terkubur di bawah reruntuhan rumah mereka yang dihancurkan oleh tank, artileri, dan serangan udara Israel.
Israel melancarkan serangannya setelah serangan lintas batas oleh pejuang Hamas pada tanggal 7 Oktober tahun lalu, yang menewaskan kurang dari 1.200 orang, banyak dari mereka terbunuh oleh tank dan helikopter tempur Israel, media Israel melaporkan. Sekitar 250 warga Israel disandera oleh Hamas.[fq/reu]
TemanAlQuran.com Hidup Mulia Bersama Quran