Sebanyak 26 pasien Gaza, dan 13 orang pendampingnya, yang melewati perbatasan Rafah dengan Mesir, akan dibawa ke Turkiye malam ini, kata Menteri Kesehatan Turki pada Rabu, lapor Anadolu Agency .
Fahrettin Koca mengatakan kepada wartawan di Bandara Internasional El Arish di Mesir bahwa Ankara akan memindahkan pasien, terutama pasien anak-anak penderita kanker, ke Turkiye pada Rabu.
Dia mengatakan pasien yang dikirim ke Turki dari Gaza akan menjadi warga Gaza pertama yang melakukan perjalanan dari Mesir ke negara lain untuk berobat.
Koca mengatakan perjalanan pasien yang layak melalui Gerbang Perbatasan Rafah terjamin, seraya menggarisbawahi bahwa ada tim koordinasi tripartit yang melibatkan Mesir, Turki, dan Israel.
“Keinginan kami adalah bisa menyalurkan bantuan ini kepada seluruh warga Gaza dan Palestina yang membutuhkan pengobatan. Untuk itu, Turkiye siap memberikan segala macam bantuan,” ungkapnya.
Mengingat terdapat hampir 1.000 pasien penderita kanker di Gaza, ia mengatakan tim berusaha membawa sebanyak mungkin pasien ke Turkiye dengan menjaga komunikasi tetap kuat.
Pekan lalu, Koca mengadakan panggilan telepon dengan rekan-rekannya di Israel dan Mesir mengenai pemindahan pasien di wilayah kantong Palestina yang terkepung melalui perbatasan Rafah.
Sebuah tim koordinasi kemudian dibentuk, dengan contact person dari Turkiye, Mesir dan Israel.
Turkiye telah mengirimkan berton-ton peralatan bantuan, termasuk obat-obatan, peralatan medis, dan ambulans untuk masyarakat Gaza, di mana situasi kemanusiaan sangat buruk akibat serangan Israel sejak serangan Hamas pada 7 Oktober.[fq/anadolu]
TemanAlQuran.com Hidup Mulia Bersama Quran