Dengan perpaduan keseruan yang memacu adrenalin, tak heran jika sepak bola menduduki peringkat teratas sebagai salah satu olahraga yang disetujui oleh hampir seluruh dunia.
Memberikan energi, semangat, dan antusiasme kepada masyarakat, sebuah klub sepak bola bertujuan untuk mengubah kehidupan komunitas Arab dan Muslim di Cardiff, ibu kota Wales.
Sebagai tempat meleburnya berbagai bangsa, komunitas yang erat ini melahirkan klub Cardiff Bay Warriors.
“Cardiff Bay Warriors muncul dari komunitas,” Ahmed Noor, manajer Warriors, mengatakan kepada Arab News .
“Para pemain hidup dan bernafas dalam komunitas, mulai dari bersekolah di sekolah dasar, pengajian, hingga klub olah raga di komunitas,” tambahnya.
“Para penggemarnya sebagian besar adalah tetangga dari komunitas lokal dan anggota keluarga.”
Klub ini pertama kali didirikan pada tahun 2005 tetapi dibubarkan setelah beberapa tahun. Namun, klub kembali pada tahun 2019 dan bermain di Liga Champions Inggris Somalia selama tiga tahun terakhir.
Liga mengizinkan tiga pemain non-Somalia untuk bermain pada satu waktu. Warriors memiliki pemain dari Pakistan, Guinea-Bissau, Eritrea dan Maroko. Keimanan Islamlah yang menyatukan mereka.
“Masjid memainkan peran besar dalam kehidupan tim karena banyak pemainnya beragama Islam,” kata Abdi.
“Ada dua masjid di Butetown dan satu masjid khususnya, Noor El Islam, adalah salah satu masjid tertua di Inggris dan masjid tertua di Wales dengan kekayaan sejarah dan rasa kebersamaan yang kuat.”
Manajer klub berharap Warriors dapat membantu menemukan pemain Muslim lokal dari komunitas yang dapat bermain untuk klub papan atas dan tim nasional Welsh.
“Menyaksikan pemain Muslim di Liga Premier, seperti (Mohamed) Salah , jelas menginspirasi generasi muda kita untuk percaya bahwa mereka juga bisa mengikuti jejak mereka, terutama karena para pemain berpegang teguh pada keyakinan mereka dan secara aktif mengamalkannya,” kata sekretaris klub. ujar Ali Abdi.[fq/arabnews]
TemanAlQuran.com Hidup Mulia Bersama Quran