Otoritas Israel memblokir jalan-jalan utama hari ini di kota Yerusalem Timur yang diduduki untuk membuka jalan bagi maraton tahunan ke-12 Israel, yang dimulai pagi ini, lapor kantor berita Wafa .
Lusinan jalan utama di Yerusalem ditutup untuk maraton, mulai dari lingkungan Sheikh Jarrah hingga Jalan Yerusalem-Hebron, yang terletak di selatan kota, serta jalan menuju Al-Aqsha, yang mengakibatkan kemacetan lalu lintas yang parah.
Seorang koresponden Wafa melaporkan bahwa tentara Israel bersenjata berat yang berpatroli di jalan-jalan menghentikan penumpang Palestina yang sedang dalam perjalanan untuk melakukan shalat Jumat di masjid Al-Aqsha untuk memeriksa kartu identitas mereka.
Juru bicara Hamas, Mohammed Hamadeh, mengatakan dalam sebuah pernyataan, bahwa mengorganisir maraton bekerja sama dengan organisasi pro-pemukiman lainnya adalah upaya putus asa untuk memaksakan kendali Israel di Al-Quds.
“Rencana ini tidak akan mengubah Identitas Arab dan Islam di Al-Quds,” katanya seraya menyerukan kepada para atlet dari seluruh dunia untuk memboikot Israel.
Anggota Biro Politik Hamas, Maher Salah, menambahkan bahwa maraton diatur sedemikian rupa untuk mencegah jamaah Palestina mencapai Masjid Al-Aqsha karena bertepatan dengan shalat Jumat.
Menurut The Times of Israel, sekitar 30.000 pelari dari Israel dan seluruh dunia bergabung dalam maraton tahunan Israel hari ini.[fq/wafa]
TemanAlQuran.com Hidup Mulia Bersama Quran