YERUSALEM – Dokter Palestina Hazem Al-Joulani, 50, pada Jumat malam meninggal karena luka yang diderita pada hari sebelumnya di Kota Tua Yerusalem, Quds Press melaporkan.
Komite Tahanan dan Tahanan Pembebasan Palestina (PLO) mengkonfirmasi bahwa Al-Joulani meninggal karena luka-lukanya setelah dirawat di rumah sakit Israel.
Sumber keamanan Israel mengklaim bahwa polisi Israel menembaki Al-Joulani ketika dia mencoba untuk menikam seorang petugas polisi Israel. Tidak ada korban yang dilaporkan di antara polisi Israel.
Setelah insiden itu, polisi pendudukan Israel menutup gerbang Kota Tua.
Saksi mata mengatakan bahwa pasukan pendudukan Israel menyerbu lingkungan Shu’fat di Yerusalem, menyerbu rumah Al-Joulani dan menahan kedua saudara laki-laki dan putranya.
Peristiwa ini terjadi di tengah meningkatnya razia pemukim Israel terhadap masjid Al-Aqsha di Kota Tua, tanpa mempedulikan umat Islam yang menyaksikan pemukim Yahudi berkeliaran dengan bebas di dalam tempat paling suci bagi umat Islam di Palestina, sementara mereka dilarang atau diusir dari sana.[fq/qudspress]
TemanAlQuran.com Hidup Mulia Bersama Quran