YERUSALEM – Polisi pendudukan Israel pada hari Jumat ini mencegah ratusan warga Palestina dari Tepi Barat yang diduduki memasuki Yerusalem untuk shaoat Jumat kedua di Bulan Suci Ramadan, Anadolu Agency melaporkan.
Polisi Israel mendirikan banyak pos pemeriksaan militer di jalan-jalan menuju kota suci itu dan mengklaim bahwa mereka hanya mengizinkan orang Palestina yang sudah divaksinasi COVID-19 yang bisa masuk.
Kementerian Kesehatan Palestina telah melaporkan bahwa mereka tidak menerima cukup dosis vaksin bahkan untuk memvaksinasi seperempat warga Palestina di Tepi Barat dan Jalur Gaza.
Sejak dini hari Jumat, warga Palestina bergegas ke Qalandia Checkpoint, titik terminal utama antara Tepi Barat yang diduduki dan Yerusalem yang diduduki. Otoritas Israel mengizinkan sangat sedikit orang Palestina untuk lewat.
Israel hanya mengizinkan orang Palestina dari Yerusalem Timur dan orang Palestina di Israel untuk melakukan shalat di Masjid Al-Aqsha, di samping sejumlah orang Palestina dari Tepi Barat dan sangat sedikit orang Palestina dari Gaza, yang memerlukan izin masuk khusus.[ah/memo]
TemanAlQuran.com Hidup Mulia Bersama Quran