SANAA – Sekitar 600 keluarga mengungsi di Yaman bulan lalu, Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) mengumumkan kemarin.
“Dari 1 Januari 2021 hingga 30 Januari 2021, 593 rumah tangga, sekitar 3.558 orang, telah mengalami pengungsian setidaknya sekali,” kata IOM dalam sebuah laporan, menambahkan bahwa 234 rumah tangga, atau 1.404 individu, telah mengungsi selama periode 24-30 Januari.
Organisasi PBB itu menunjukkan bahwa jumlah pengungsi terbesar terlihat di gubernuran Al-Dhale’e dengan 76 keluarga terlantar, provinsi Al-Hudaydah dengan 66 keluarga terlantar, dan Taizz dengan 44 keluarga terlantar.
Yaman telah terperosok dalam perang sejak Houthi yang didukung Iran menggulingkan pemerintah yang diakui secara internasional di ibu kota Sanaa pada akhir 2014. Konflik meningkat ketika koalisi militer pimpinan Saudi turun tangan pada Maret 2015 untuk mendukung pasukan pemerintah. Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan konflik telah menyebabkan krisis kemanusiaan terburuk di dunia yang menyebabkan jutaan orang di ambang kelaparan.[fq/memo]
TemanAlQuran.com Hidup Mulia Bersama Quran