ANKARA – Turki pada Selasa kemarin mengutuk serangan rudal yang menargetkan ibu kota Saudi Riyadh, lapor Anadolu Agency.
“Telah diketahui bahwa Riyadh, ibu kota Arab Saudi, telah menjadi sasaran serangan rudal untuk kedua kalinya dalam tiga hari terakhir,” kata pernyataan Kementerian Luar Negeri Turki.
“Kami mengutuk keras serangan ini, yang menargetkan permukiman sipil dan tampaknya telah dinetralkan oleh sistem pertahanan udara Saudi,” tambahnya.
Pernyataan tersebut menyampaikan belasungkawa kepada saudara-saudara Arab Saudi.
Menurut media Saudi, ledakan melanda Riyadh pada hari Selasa. Pengguna media sosial membagikan gambar rudal balistik yang dinetralkan di udara. Belum ada pernyataan resmi yang dibuat tentang masalah tersebut.
Pada hari Sabtu, koalisi pimpinan Saudi di negara tetangga Yaman mengatakan mereka menembak jatuh target udara yang ditembakkan ke arah Riyadh . Koalisi tidak memberikan rincian lebih lanjut, tetapi media Saudi mengatakan sasarannya adalah rudal yang ditembakkan oleh pemberontak Houthi di Yaman.
Tidak ada komentar dari kelompok Houthi atas laporan tersebut.
Pemberontak yang berpihak pada Iran telah berulang kali mengumumkan serangan roket dan pesawat tak berawak di wilayah Saudi sebagai tanggapan atas apa yang mereka sebut serangan yang dipimpin Saudi di Yaman.[fq/anadolu]
TemanAlQuran.com Hidup Mulia Bersama Quran