KUWAIT – Ketua Majelis Nasional Kuwait, Marzouq Al-Ghanim, dan 18 deputi, telah mengajukan permintaan pemeriksaan mendesak kepada komite Majelis Nasional dan pertemuan Majelis untuk memberikan suara pada rancangan undang-undang yang telah diajukan mengenai boikot Israel dan larangan normalisasi.
Langkah ini dilakukan setelah penasihat presiden AS dan menantunya, Jared Kushner, mengkritik posisi Kuwait tentang normalisasi dengan Israel dan solidaritas dengan Palestina.
Deputi Muhammad Al-Dalal berkata: “Ketua Majelis Nasional, sejumlah deputi, dan saya, telah mengajukan permintaan untuk mempercepat persetujuan proposal ini ke dewan.”
Permintaan tersebut meminta pertimbangan segera oleh dewan atas usulan amandemen terhadap UU 21 tahun 1964 tentang Hukum Boikot Bersatu (Israel) tentang larangan menormalisasi hubungan dengan Israel.[fq/memo]
TemanAlQuran.com Hidup Mulia Bersama Quran