KHARTOUM – Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Sudan untuk sementara waktu melarang ekspor jagung mulai 15 April hingga pemberitahuan lebih lanjut sebagai akibat pandemi virus corona.
Wakil Menteri Perindustrian dan Perdagangan Muhammad Ali Abdullah mengatakan dalam sebuah pernyataan kemarin bahwa keputusan itu diambil setelah mengidentifikasi kesenjangan dalam cadangan jagung dengan tujuan membangun persediaan sejalan dengan deklarasi darurat kesehatan di negara itu karena pandemi corona.
Dia menjelaskan bahwa keputusan itu datang karena produksi jagung Sudan yang rendah pada musim ini dibandingkan dengan musim-musim sebelumnya.
Menurut para pejabat, pedagang yang memulai prosedur ekspor sebelum keputusan dibuat memiliki waktu hingga 15 April untuk memperdagangkan barang mereka.[fq/memo]
TemanAlQuran.com Hidup Mulia Bersama Quran