RAMALLAH – Sepuluh tahanan politik Palestina di Pusat Penahanan Ofer, barat daya Ramallah, melancarkan aksi mogok makan terbuka untuk memprotes pengurungan dua tahanan yang sedang berlangsung, serta menentang kegagalan Israel melindungi para tahanan terhadap virus corona, kata pengumuman dari Masyarakat Tahanan Palestina (PPS) kemarin.
Lebih banyak tahanan telah bersumpah untuk bergabung dengan aksi mogok makan jika tuntutan mereka tetap tidak terpenuhi, kata PPS.
Warga Palestina berusia sembilan belas tahun, Nour Sarsour, dari Beitunia dekat Ramallah, dinyatakan positif terkena virus corona setelah dibebaskan dari penjara pada Selasa lalu. Dinas Penjara Israel tidak memeriksa dirinya terbebas dari virus corona atau tidak dan dia mungkin telah menginfeksi tahanan lain.
Pada hari Selasa, PPS mengemukakan kekhawatirannya terhadap kesejahteraan 5.000 tahanan Palestina yang ditahan di penjara-penjara Israel dengan mengatakan bahwa mereka tidak dilindungi terhadap penyebaran COVID-19.[fq/memo]
TemanAlQuran.com Hidup Mulia Bersama Quran