Home » Kondisi Umat » Prancis Kutuk Serangan Israel Terhadap Warga Sipil di 0usat Distribusi Bantuan Gaz

Prancis Kutuk Serangan Israel Terhadap Warga Sipil di 0usat Distribusi Bantuan Gaz

Prancis pada hari Selasa mengutuk serangan Israel baru-baru ini terhadap warga sipil di dekat pusat distribusi bantuan di Gaza, kantor berita Anadolu melaporkan.

“Prancis mengutuk serangan Israel yang menghantam warga sipil yang berkumpul di sekitar pusat distribusi bantuan di Gaza tadi malam, yang mengakibatkan puluhan orang tewas dan terluka,” kata pernyataan Kementerian Luar Negeri.

Pernyataan tersebut menegaskan kembali “dukungan penuh” Prancis terhadap badan-badan PBB dan mitra-mitra kemanusiaan mereka, dengan menggarisbawahi bahwa bantuan kemanusiaan “tidak boleh dieksploitasi untuk tujuan-tujuan politik atau militer”.

“Prancis menghimbau pemerintah Israel untuk mengizinkan akses segera, dalam skala besar, dan tanpa hambatan terhadap bantuan kemanusiaan di Gaza,” katanya.

Pernyataan itu lebih lanjut mengatakan bahwa prioritasnya adalah “gencatan senjata segera dan permanen, dan pembebasan semua sandera tanpa syarat,” seraya menambahkan bahwa Prancis berupaya mencapai tujuan tersebut.

“Kita juga harus membangun alternatif untuk perang, baik bagi Palestina maupun Israel, untuk memenuhi aspirasi yang sah bagi negara Palestina dan untuk memungkinkan warga Israel dan Palestina hidup dalam kedamaian dan keamanan. Momentum yang telah kita mulai menuju konferensi internasional untuk menerapkan solusi dua negara harus terus berlanjut—kita secara aktif mengupayakannya,” tambahnya.

Setidaknya 50 warga sipil, sebagian besar dari mereka adalah orang-orang yang mencoba meraih makanan, tewas, dan lebih dari 200 lainnya terluka dalam serangan baru Israel di Jalur Gaza pada hari Selasa.

Menurut Kantor Hak Asasi Manusia PBB, sedikitnya 503 pencari bantuan Palestina telah tewas dan 3.000 lainnya terluka akibat tembakan Israel di Gaza sejak 27 Mei.

Menolak seruan internasional untuk gencatan senjata, tentara Israel telah melancarkan serangan brutal terhadap Gaza sejak Oktober 2023, menewaskan hampir 56.000 warga Palestina, kebanyakan dari mereka adalah wanita dan anak-anak.[fq/memo]

Check Also

Prancis, Inggris, dan Jerman Serukan Diakhirinya Perang di Gaza

Para pemimpin kelompok E3 yang terdiri dari Prancis, Inggris, dan Jerman pada hari Jumat menyerukan ...

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: