Lebih dari 150.000 orang turun ke jalan di London kemarin dalam unjuk rasa solidaritas yang kuat dengan rakyat Palestina, memprotes upaya AS dan Israel untuk menggusur paksa warga Gaza. Pawai Nasional untuk Palestina, yang diselenggarakan oleh koalisi kelompok hak asasi manusia dan advokasi, menyaksikan para demonstran berbaris dari Whitehall ke Kedutaan Besar AS, mengirimkan pesan yang jelas tentang perlawanan terhadap kampanye pembersihan etnis yang direncanakan.
Dengan membawa bendera Palestina dan meneriakkan slogan-slogan yang menuntut diakhirinya genosida di Gaza, para pengunjuk rasa menerjang udara dingin untuk menegaskan kembali dukungan mereka yang tak tergoyahkan terhadap hak-hak Palestina. Pawai yang diikuti oleh keluarga, aktivis, mahasiswa, dan pemimpin agama ini merupakan salah satu demonstrasi terbesar dalam beberapa bulan terakhir, yang mencerminkan kemarahan global yang semakin meningkat atas agresi Israel yang terus berlanjut dan keterlibatan Barat.
Zaher Birawi, Ketua Forum Palestina di Inggris (PFB), mengomentari eskalasi tersebut, dengan menyatakan: “Dunia harus mengambil sikap tegas terhadap kejahatan ini dan menolak segala upaya untuk menghapuskan rakyat Palestina. Ketahanan rakyat Palestina telah terbukti berkali-kali, dan tidak ada manuver politik yang akan mengubah klaim sah mereka atas tanah air mereka.”
Para pembicara dalam rapat umum tersebut mengecam tekanan pemerintah AS terhadap Yordania dan Mesir untuk menerima pengungsi Palestina, dan menyebutnya sebagai upaya terang-terangan untuk memfasilitasi depopulasi Gaza. Mereka mendesak pemerintah Barat untuk menghentikan kebungkaman mereka dan mengambil tindakan tegas terhadap kejahatan Israel, alih-alih mendukung mereka melalui bantuan militer dan perlindungan politik.
Salah satu tema utama protes tersebut adalah pentingnya mobilisasi akar rumput yang berkelanjutan. Penyelenggara menekankan bahwa demonstrasi massa sangat penting dalam menekan pemerintah untuk mengubah pendirian mereka dan menegakkan hukum internasional.
Pawai Nasional untuk Palestina merupakan bagian dari gelombang protes global yang sedang berlangsung terhadap perang di Gaza, dengan demonstrasi yang juga berlangsung di kota-kota besar di seluruh Eropa dan Amerika Serikat. Seiring dengan terus meningkatnya jumlah korban tewas di Gaza, seruan untuk gencatan senjata segera dan pertanggungjawaban atas kejahatan perang semakin keras.
Demonstrasi kemarin menegaskan kembali bahwa meskipun tidak ada tindakan politik, gerakan rakyat untuk keadilan dan pembebasan tetap lebih kuat dari sebelumnya. Para penyelenggara berjanji untuk terus bergerak sampai Palestina bebas dan Gaza aman.[fq/memo]
TemanAlQuran.com Hidup Mulia Bersama Quran