Lima warga Palestina terluka pada Minggu ketika sebuah kendaraan militer Israel menabrak mobil mereka di Tepi Barat yang diduduki, demikian dilaporkan oleh Anadolu Agency.
Insiden tersebut terjadi di dekat desa Ein al-Beida di Lembah Yordan Utara, di mana sebuah kendaraan militer Israel menabrak mobil yang membawa lima guru. Menurut kantor berita Wafa, para guru yang terluka segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Dalam insiden terpisah, pemukim ilegal Israel menebang pohon zaitun di kota Battir, sebelah barat Betlehem, Tepi Barat. Zaki al-Batta, mantan wali kota Battir, melaporkan bahwa 12 pohon zaitun ditebang di daerah Al-Khammar. Ini menandai serangan keempat di daerah tersebut dalam beberapa hari terakhir.
Batta juga menyebutkan bahwa para pemukim ilegal merusak pagar lahan yang menjadi target dan menebang pohon-pohon di dekat pos pemukiman Nahal Haletz.
Sementara itu, di kota Nahalin yang berdekatan, pemukim ilegal mendirikan pos pemukiman baru di tanah daerah Ein Faris, sebelah barat kota. Mereka mendirikan dua rumah seng (barak) untuk ternak di wilayah tersebut, menurut Wafa, yang mengutip pernyataan walikota Nahalin, Jamal Najajra.
Najajra memperingatkan bahwa pendirian pos pemukiman ini akan menghalangi petani dan penggembala Palestina mengakses lahan mereka di Ein Faris, yang luasnya sekitar 2.000 dunam.[fq/anadolu]
TemanAlQuran.com Hidup Mulia Bersama Quran