Menteri Keuangan Israel yang berhaluan kanan jauh, Bezalel Smotrich, mengatakan Israel akan berupaya untuk memperkuat cengkeraman Israel di semua bagian negara Israel dan tidak akan mengizinkan warga Palestina untuk mendirikan negara Palestina.
“Kami tidak akan membiarkan orang Arab memutus Gush Etzion dan Yerusalem, kami juga tidak akan membiarkan mereka mendirikan negara Palestina yang akan membahayakan keberadaan kami di sini,” tulisnya dalam sebuah posting di X.
Pernyataan tersebut merupakan reaksi terhadap laporan media Israel yang mengatakan bahwa ia tengah “mempersiapkan landasan” bagi masa jabatan kedua Donald Trump di AS, dengan mendorong aneksasi lebih banyak tanah Palestina dan lebih banyak pembangunan Israel di Tepi Barat yang diduduki.
Smotrich berupaya menciptakan kesinambungan wilayah antara Yerusalem dan pemukiman ilegal Israel di Gush Etzion di Tepi Barat yang diduduki untuk memperkuat kendali Israel.
Pada bulan November, Smotrich mengatakan : “Kemenangan Trump juga membawa peluang penting bagi Negara Israel. Kami tinggal selangkah lagi dari penerapan kedaulatan atas permukiman di Yudea dan Samaria [Tepi Barat], dan sekaranglah saatnya untuk melakukannya.”
Smotrich telah berulang kali menyerukan pendudukan militer atas Gaza dan merupakan pendukung setia perluasan pemukiman Israel yang cepat di tanah Palestina, yang ilegal menurut hukum internasional.[fq/qudsnen]
TemanAlQuran.com Hidup Mulia Bersama Quran