Home » Kondisi Umat » Mantan PM Malaysia Kecam Kemunafikan Eropa atas Perang di Gaza
LONDON, UNITED KINGDOM - JUNE 23: Former Malaysian Prime Minister Mahathir Mohamad speaks during an exclusive interview as he visits London within 26th anniversary of the D-8 organization in London, United Kingdom on June 23, 2023. ( Raşid Necati Aslım - Anadolu Agency )

Mantan PM Malaysia Kecam Kemunafikan Eropa atas Perang di Gaza

Mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, pada hari Selasa mengecam Eropa atas kemunafikannya terkait agresi Israel yang berkecamuk di Gaza, dengan menyebutnya “keterlaluan”, Anadolu Agency melaporkan.

“Dulu saya menganggap orang Eropa sebagai pelopor hak asasi manusia. Sekarang saya tahu mereka munafik. Saya sudah kehilangan rasa hormat terhadap mereka,” kata Mahathir di X, merujuk pada kehancuran yang disebabkan oleh pemboman Israel yang terus-menerus.

“Pada dasarnya mereka mendukung perang genosida Israel terhadap Palestina,” tambahnya.

Mengacu pada pemboman Israel di Gaza dan terbunuhnya hampir 43.400 warga Palestina sejak 7 Oktober, ia mengatakan kota-kota di Gaza telah rata dengan tanah.

“Bahkan kamp-kamp pengungsi yang tenda-tendanya rapuh telah dibombardir dan dibom. Para pengungsi terbunuh. Para penyintas melarikan diri. Namun, tidak ada tempat yang aman bagi mereka,” kata Mahathir.

Ia menambahkan bahwa dirinya belum pernah melihat kekejaman seperti itu terjadi di dunia yang disebut beradab.

“Sungguh membingungkan. Tidak ada tanda-tanda perasaan manusia di sana.

Yang sangat keterlaluan adalah saluran TV Barat hampir tidak menayangkan apa pun tentang genosida Palestina.”

Dia menambahkan, “Seolah-olah hal itu tidak terjadi.”

Menyambut baik saluran berita Al-Jazeera yang berkantor pusat di Doha atas liputannya yang luas mengenai genosida di Gaza, mantan pemimpin Malaysia berusia 99 tahun itu mengatakan:

Karena Saluran TV Al Jazeera tidak ditonton oleh orang Eropa dan Amerika kulit putih, mereka harus percaya bahwa “tidak ada yang terjadi pada orang-orang Gaza.

“Mereka benar-benar percaya bahwa serangan Israel dimaksudkan untuk mencapai keamanan bagi negara Israel. Dan mereka mendukung perang Israel melawan Palestina,” tegasnya.[fq/anadolu]

Check Also

Prancis, Inggris, dan Jerman Serukan Diakhirinya Perang di Gaza

Para pemimpin kelompok E3 yang terdiri dari Prancis, Inggris, dan Jerman pada hari Jumat menyerukan ...

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: