Home » Kondisi Umat » Bulan Sabit Merah Palestina Temukan Jenazah Tahanan yang Disiksa Tentara Israel
JENIN, WEST BANK - AUGUST 31: Armored vehicles belonging to Israel are seen as Israeli military raid on Jenin Refugee Camp continues in Jenin, West Bank on August 31, 2024. ( Issam Rimawi - Anadolu Agency )

Bulan Sabit Merah Palestina Temukan Jenazah Tahanan yang Disiksa Tentara Israel

Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina melaporkan telah mengambil jenazah tahanan Ayman Rajih Abed dari pos pemeriksaan militer Salem. Abed, 50 tahun, berasal dari Kafr Dan, sebelah barat Jenin.

Di Rumah Sakit Pemerintah Jenin, dokter melihat bahwa tubuhnya masih diborgol dan menunjukkan tanda-tanda penyiksaan yang jelas, menurut direktur rumah sakit Wissam Bakr. 

Dokter mengonfirmasi bahwa ada tanda-tanda pemukulan parah yang terlihat, yang menunjukkan bahwa ia telah disiksa hingga meninggal oleh tentara Israel selama penahanannya.

Menurut Ayman Taha, pasukan Israel menyerbu rumah Abed saat fajar, di mana ia dipukuli secara brutal sebelum dibawa ke pos pemeriksaan militer. Ia menambahkan bahwa kerabatnya dalam keadaan sehat pada saat penangkapannya, dan meninggal akibat disiksa di dalam tahanan.

Kematian Abed menambah jumlah tahanan dan narapidana Palestina yang tewas di dalam penjara Israel sejak 7 Oktober menjadi 25. Namun, angka ini hanya mencakup individu yang identitasnya telah dikonfirmasi.

 Otoritas pendudukan Israel terus menyembunyikan informasi tentang identitas banyak orang lain yang telah meninggal di penjara dan kamp, ​​sehingga jumlah pastinya tidak diketahui.

Tentara Israel telah terlibat sejak Rabu lalu dalam operasi militer terbesarnya di Tepi Barat utara sejak 2002. Pasukan telah menyerbu Jenin dan Tulkarm, serta kamp pengungsian mereka dan kamp Fara dekat Tubas. Tentara mundur dari kamp Fara pada Kamis pagi dan dari Tulkarm pada malam harinya.

Namun, operasi di Jenin terus berlanjut, dengan tentara Israel mengerahkan pasukan lapis baja, didukung oleh kekuatan udara, di kota tersebut. Operasi tersebut telah menewaskan sedikitnya 26 warga Palestina, menurut sumber militer Israel.

Ketegangan meningkat di seluruh wilayah Tepi Barat yang diduduki di tengah serangan brutal Israel di Jalur Gaza, yang telah menewaskan hampir 41.000 warga Palestina, sebagian besar wanita dan anak-anak, sejak 6 Oktober tahun lalu. 

Setidaknya 674 warga Palestina telah tewas, hampir 5.400 lainnya terluka, dan lebih dari 10.300 ditangkap di wilayah Tepi Barat yang diduduki selama periode yang sama, menurut data Palestina.[fq/memo]

Check Also

Prancis, Inggris, dan Jerman Serukan Diakhirinya Perang di Gaza

Para pemimpin kelompok E3 yang terdiri dari Prancis, Inggris, dan Jerman pada hari Jumat menyerukan ...

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: