Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) telah memperingatkan bahwa lebih dari 330.000 ton sampah telah terakumulasi di atau dekat daerah pemukiman di Jalur Gaza yang terkepung, dan menambahkan bahwa hal ini dapat menyebabkan risiko lingkungan serta kesehatan yang sangat besar.
Dalam sebuah tweet di X kemarin, UNRWA mengatakan: “Pada tanggal 9 Juni, lebih dari 330.000 ton sampah telah terakumulasi di atau dekat daerah berpenduduk di #Gaza, menimbulkan risiko lingkungan dan kesehatan yang sangat besar.” Badan tersebut menambahkan bahwa anak-anak mencari sampah setiap hari.
Badan tersebut menekankan bahwa “Akses kemanusiaan tanpa hambatan + #CeasefireNow sangat penting untuk memulihkan kondisi kehidupan yang manusiawi.”
Sejak 7 Oktober, Israel melancarkan perang di Gaza yang mengakibatkan sekitar 122.000 warga Palestina menjadi korban, termasuk korban jiwa dan luka-luka, yang sebagian besar adalah anak-anak dan perempuan, puluhan ribu lainnya masih hilang, diperkirakan tewas dan terjebak di bawah reruntuhan.
Israel terus melanjutkan perangnya meskipun ada resolusi Dewan Keamanan PBB yang menyerukan gencatan senjata dan Mahkamah Internasional (ICJ) memerintahkan Israel untuk segera menghentikan serangannya di kota Rafah paling selatan di Gaza dan memperbaiki situasi kemanusiaan yang mengerikan di Gaza.[fq/memo]
TemanAlQuran.com Hidup Mulia Bersama Quran