Komisaris Jenderal Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) pada hari Ahad menyatakan keprihatinan atas terus menerusnya warga Palestina mengungsi dari rumah mereka, dan menunjukkan bahwa tidak ada zona aman di Gaza, menurut laporan Anadolu Agency.
“Pihak berwenang Israel terus mengeluarkan perintah pemindahan paksa yang juga dikenal sebagai ‘perintah evakuasi’. Hal ini memaksa orang-orang di Rafah untuk mengungsi ke mana pun dan ke mana pun,” kata Philippe Lazzarini di X.
Dia mengatakan bahwa sejak perang dimulai pada Oktober lalu, sebagian besar orang di Gaza telah pindah berkali-kali, dan dengan putus asa mencari keselamatan yang tidak pernah mereka temukan.
“Klaim zona aman adalah salah dan menyesatkan. Tidak ada tempat yang aman di Gaza,” tambahnya.
Badan PBB tersebut memperkirakan setidaknya 150.000 orang telah meninggalkan Rafah sejak Senin, ketika Israel memerintahkan warganya dievakuasi dan melanjutkan operasi meskipun ada kekhawatiran internasional.
Israel telah membunuh hampir 35.000 warga Palestina di Gaza, sebagai pembalasan atas serangan lintas batas oleh Hamas pada 7 Oktober yang menewaskan sekitar 1.200 jiwa. Sekitar 85% dari 2,3 juta penduduk di wilayah kantong tersebut menjadi pengungsi internal, dan terjadi kekurangan makanan, air, dan obat-obatan.[fq/anadolu]
TemanAlQuran.com Hidup Mulia Bersama Quran