Lebih dari 200 anak-anak Palestina saat ini dipenjara di penjara-penjara Israel, termasuk 23 anak-anak dari Jalur Gaza yang ditahan di Penjara Megiddo, tempat mereka menjadi sasaran penghilangan paksa, kata kelompok advokasi tahanan kemarin.
Ketika merilis angka tersebut menjelang Hari Anak Palestina, kelompok hak asasi manusia tersebut mengatakan bahwa angka itu mewakili satu-satunya data yang tersedia mengenai anak-anak yang ditahan di Gaza, dan jumlah sebenarnya bahkan lebih tinggi.
Tahun ini, jelas mereka, anak-anak Palestina mengalami pertumpahan darah tertinggi di tengah agresi besar-besaran Israel dan perang genosida yang sedang berlangsung di Gaza.
Menurut Kementerian Kesehatan Palestina, Israel telah membunuh lebih dari 14.000 anak-anak Palestina di Gaza selama enam bulan terakhir, mengingat jumlah korban tersebut belum final karena berlanjutnya agresi dan fakta bahwa ribuan korban masih hilang akibat serangan Israel.
Israel juga telah membunuh 117 anak-anak di Tepi Barat dan Yerusalem yang diduduki tahun ini.
Berdasarkan kesaksian dari tahanan anak-anak yang baru saja dibebaskan, pendudukan telah mengisolasi mereka dari tahanan lainnya. Berbagai kesaksian juga mendokumentasikan pemukulan brutal yang dialami selama penahanan mereka.
Statistik dan kesaksian yang terdokumentasi dari narapidana anak menunjukkan bahwa sebagian besar anak yang ditahan telah mengalami satu atau lebih bentuk penyiksaan fisik dan psikologis.[fq/memo]
TemanAlQuran.com Hidup Mulia Bersama Quran