Home » Kondisi Umat » UNESCO Prihatin Serangan Israel Terhadap Warisan Budaya di Gaza
GAZA CITY, GAZA - JANUARY 06: A view of damaged building as the historical buildings such as mosques, churches, baths and bazaars are damaged or destroyed by Israeli attacks in Gaza City, Gaza on January 06, 2024. ( Bilal Salem - Anadolu Agency )

UNESCO Prihatin Serangan Israel Terhadap Warisan Budaya di Gaza

Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) kemarin menyatakan keprihatinannya yang mendalam akibat dampak serangan Israel terhadap warisan budaya di Gaza.

UNESCO menyatakan dalam keterangan tertulisnya kepada koresponden Anadolu bahwa warisan budaya di Gaza kini terancam akibat serangan Israel sejak 7 Oktober 2023.

Laporan tersebut menunjukkan bahwa melindungi warisan budaya di wilayah Palestina saat ini sulit dilakukan karena kurangnya kebijakan pelestarian, sumber daya, dan konflik.

Badan PBB tersebut menegaskan bahwa pendudukan Israel di Gaza telah menyebabkan krisis kemanusiaan yang luas dan kehancuran material yang mempengaruhi semua aspek kehidupan sipil.

Badan itu menambahkan bahwa upaya untuk melindungi bangunan bersejarah di Gaza terbatas karena situasi keamanan dan hambatan akses, dan penyelidikan terhadap status bangunan tua saat ini hanya dilakukan menggunakan citra satelit.

Dalam konteks ini, diklarifikasi bahwa gambar yang diambil oleh Pusat Satelit PBB (UNOSAT) mengonfirmasi bahwa hingga 21 Februari, setidaknya 22 kawasan lindung, termasuk lima tempat ibadah, satu museum, dan tiga situs arkeologi, telah rusak di Gaza. 

UNESCO meminta para pihak untuk mematuhi Konvensi Den Haag tahun 1954, yang melarang penghancuran dan perusakan warisan budaya dalam konflik bersenjata.

Mereka mendesak untuk menyediakan semua kondisi untuk melindungi warisan budaya yang terancam punah akibat pendudukan Israel, dan menekankan bahwa kegiatan penyelamatan jiwa di Gaza adalah prioritas yang sah.[fq/anadolu]

Check Also

Prancis, Inggris, dan Jerman Serukan Diakhirinya Perang di Gaza

Para pemimpin kelompok E3 yang terdiri dari Prancis, Inggris, dan Jerman pada hari Jumat menyerukan ...

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: