Home » Kondisi Umat » Tentara Israel telah Hancurkan Lebih dari 200 Situs Arkeologi di Gaza
GAZA CITY, GAZA - NOVEMBER 4: A view of destroyed Sheikh Zayed Al Nahyan Mosque following the Israeli attack in Al-Ketibe area of Gaza City, Gaza on November 4, 2023. ( Ali Jadallah - Anadolu Agency )

Tentara Israel telah Hancurkan Lebih dari 200 Situs Arkeologi di Gaza

Tentara Israel telah menghancurkan lebih dari 200 situs arkeologi dan kuno dari 325 situs yang terdaftar di seluruh Jalur Gaza dalam serangan gencar yang menghancurkan sejak 7 Oktober, kata pihak berwenang di daerah kantong tersebut pada hari Jumat,  Anadolu  Agency  melaporkan.

Kantor Media Gaza mengatakan situs-situs tersebut mencakup gereja-gereja kuno, masjid, sekolah dan museum serta situs dan monumen bersejarah dan arkeologi lainnya.

“Situs-situs kuno dan arkeologi yang dihancurkan oleh tentara berasal dari zaman Fenisia dan Romawi, yang lain berasal dari antara 800 SM dan 1.400 SM, sementara yang lain dibangun 400 tahun lalu,” katanya dalam sebuah pernyataan.

Masjid Agung Omari, gereja Bizantium di Jabalia, Kuil Al-Khadir di kota Deir al-Balah di Jalur Gaza tengah, dan pemakaman Bizantium Blakhiya (Anthedon Palestina), barat laut Kota Gaza termasuk di antara situs-situs tersebut.

Dicatat bahwa situs-situs lain juga rusak parah, termasuk Gereja Ortodoks Yunani Saint Porphyrius, Rumah Al-Saqqa yang berusia 400 tahun dan Masjid Sayed al-Hashim, yang merupakan salah satu masjid tertua di Gaza.

Kelompok hak asasi manusia yang berbasis di Jenewa, Euro-Med Monitor, mengatakan pada 20 November bahwa Israel sengaja menghancurkan monumen arkeologi dan sejarah di Jalur Gaza, dan menuduhnya “secara eksplisit menargetkan warisan budaya Palestina.”

Gaza adalah kota kuno dan bersejarah yang berada di bawah kekuasaan beberapa kerajaan dan peradaban, antara lain Firaun, Yunani, Romawi, Bizantium, dan zaman Islam.

Sejak serangan lintas batas Hamas pada 7 Oktober, Israel terus melanjutkan serangan tanpa henti di Jalur Gaza, menewaskan sedikitnya 21.507 warga Palestina dan melukai 55.915 orang, menurut otoritas kesehatan setempat.

Pihak berwenang Israel mengklaim bahwa serangan Hamas telah menewaskan sekitar 1.200 warga Israel.

Serangan gencar Israel telah menyebabkan kehancuran di Gaza, dengan 60% infrastruktur di daerah kantong tersebut rusak atau hancur dan hampir 2 juta penduduk mengungsi di tengah kekurangan makanan, air bersih, dan obat-obatan.[fq/anadolu]

Check Also

Prancis, Inggris, dan Jerman Serukan Diakhirinya Perang di Gaza

Para pemimpin kelompok E3 yang terdiri dari Prancis, Inggris, dan Jerman pada hari Jumat menyerukan ...

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: