Home » Kondisi Umat » Para Pemimpin Gerakan Non-Blok Kecam Kampanye Militer Israel di Gaza

Para Pemimpin Gerakan Non-Blok Kecam Kampanye Militer Israel di Gaza

Para pemimpin negara-negara Gerakan Non-Blok (GNB), pada hari Jumat, mengecam kampanye militer Israel di Gaza dan menuntut gencatan senjata segera di sana, selama pertemuan puncak tahunan blok beranggotakan 120 negara tersebut, menurut laporan Reuters .

Lusinan Kepala Negara dan pejabat senior GNB lainnya, yang dibentuk secara resmi pada tahun 1961 oleh negara-negara yang menentang bergabung dengan salah satu dari dua blok militer dan politik utama era Perang Dingin, menghadiri pertemuan puncak di Uganda.

Sejak tanggal 7 Oktober, kita telah menyaksikan salah satu tindakan genosida paling kejam yang pernah tercatat dalam sejarah,” kata Wakil Presiden Kuba, Salvador Valdes Mesa, dalam pidatonya di hadapan para delegasi.

Bagaimana negara-negara Barat, yang mengaku sangat beradab, bisa membenarkan pembunuhan terhadap perempuan dan anak-anak di Gaza, pemboman tanpa pandang bulu terhadap rumah sakit dan sekolah, serta perampasan akses terhadap air dan makanan yang aman?” Lanjut dia.

Moussa Faki Mahamat, Ketua Komisi Uni Afrika, menyerukan segera diakhirinya apa yang disebutnya perang tidak adil melawan rakyat Palestina.

Hampir semua negara di Afrika tergabung dalam GNB, yang mencakup hampir separuh anggotanya, sementara anggota lainnya berkisar dari India dan Indonesia hingga Arab Saudi dan Iran, Chile, Peru dan Kolombia.

Israel mengatakan pihaknya bertindak untuk membela diri dan menolak tuduhan genosida, termasuk dalam kasus yang diajukan oleh Afrika Selatan di Mahkamah Agung PBB.

Berbicara pada pertemuan puncak tersebut, Presiden Afrika Selatan, Cyril Ramaphosa, mengatakan perang di Gaza telah menunjukkan ketidakmampuan PBB, khususnya Dewan Keamanan, di mana Amerika Serikat telah memveto beberapa resolusi yang kritis terhadap Israel.

“Kita harus membangun sistem pemerintahan global yang adil dan merata, dan memiliki kapasitas untuk menanggapi kebutuhan semua orang dalam situasi ancaman dan kerugian,” kata Ramaphosa.[fq/memo]

Check Also

Prancis, Inggris, dan Jerman Serukan Diakhirinya Perang di Gaza

Para pemimpin kelompok E3 yang terdiri dari Prancis, Inggris, dan Jerman pada hari Jumat menyerukan ...

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: