Militer Israel membunuh warga Palestina dengan rata-rata 250 orang per hari, yang jauh melebihi angka kematian harian dalam konflik besar lainnya dalam beberapa tahun terakhir, kata Oxfam kemarin.
Organisasi internasional yang bermarkas di Inggris tersebut memperingatkan dalam sebuah pernyataan bahwa kehidupan warga Palestina di Gaza terancam tidak hanya akibat bom Israel, namun juga akibat kelaparan, penyakit dan kedinginan, dan mencatat bahwa hanya sepuluh persen dari jumlah makanan yang dibutuhkan yang masuk ke Gaza. di tengah kurangnya kebutuhan dasar seperti selimut, air panas dan bahan bakar.
Sally Abi Khalil, direktur Oxfam untuk Timur Tengah, mengatakan: “Skala dan kekejaman yang dilakukan Israel terhadap Gaza benar-benar mengejutkan. Selama 100 hari masyarakat Gaza mengalami penderitaan yang nyata. Tidak ada tempat yang aman dan seluruh penduduk berada dalam risiko kelaparan”.
“Tidak dapat dibayangkan bahwa komunitas internasional menyaksikan tingkat konflik paling mematikan di abad ke-21 ini, sambil terus menghalangi seruan gencatan senjata,” tambahnya.[fq/memo]
TemanAlQuran.com Hidup Mulia Bersama Quran