Unjuk rasa pro-Palestina yang dijadwalkan berlangsung di kota Nice, Perancis selatan, telah dilarang oleh pemerintah setempat pada hari Jumat, Anadolu Agency melaporkan.
Demonstrasi tersebut, yang dijadwalkan pada hari Sabtu, telah dilarang karena risiko gangguan ketertiban umum, bentrokan, masih adanya ancaman teroris, dan peningkatan tindakan anti-Semit, klaim pemerintah provinsi Alpes-Maritimes, termasuk Nice .
Menentang seruan internasional untuk melakukan gencatan senjata, tentara Israel pada Jumat pagi mengumumkan bahwa mereka telah melanjutkan serangan di Jalur Gaza, seiring dengan berakhirnya jeda kemanusiaan selama seminggu.
Setidaknya 178 warga Palestina tewas dan 589 lainnya luka-luka sejak Israel kembali membom Jalur Gaza.
Jeda kemanusiaan dimulai pada 24 November sebagai bagian dari kesepakatan antara Israel dan kelompok Palestina, Hamas, untuk menghentikan sementara pertempuran guna memungkinkan pertukaran sandera, serta pengiriman bantuan.[fq/anadolu]
TemanAlQuran.com Hidup Mulia Bersama Quran