“Tidak ada perbedaan antara apa yang dilakukan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam serangan berbulan-bulan di Gaza dan apa yang dilakukan pemimpin Nazi Adolf Hitler beberapa dekade lalu,” kata Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan hari ini.
Pada upacara penghargaan sains di ibu kota Ankara, Erdogan berkata: “Apa perbedaan Anda [Netanyahu] dengan Hitler? Tindakan ini akan membuat kita mencari Hitler juga. Adakah yang dilakukan Netanyahu selain Hitler? Tidak ada, mereka sama saja.”
Sama seperti 80 tahun yang lalu di era Nazi Jerman, Erdogan mengatakan bahwa saat ini, para akademisi di seluruh dunia yang memiliki keberanian untuk mengecam penindasan dan penganiayaan di Gaza menghadapi tekanan dan ancaman, merujuk pada akademisi di AS dan negara lain yang dipecat atau dikecam karena membela Palestina.
Bagi para akademisi yang menghadapi tekanan untuk membela martabat manusia di Gaza, pintu universitas-universitas Turki terbuka, tegas Erdogan.
“Dari Dewan Keamanan PBB hingga organisasi pers, dari Uni Eropa hingga kelompok jurnalis, semua institusi yang berfungsi sebagai rasul demokrasi telah gagal,” Erdogan menekankan.
Tidak hanya organisasi internasional, tetapi juga universitas-universitas bergengsi di Barat telah gagal dalam masalah Gaza, tambah Erdogan.
Israel melancarkan kampanye militer besar-besaran di Jalur Gaza pada 7 Oktober, menewaskan sedikitnya 21.110 warga Palestina, sebagian besar perempuan dan anak-anak, dan melukai 55.243 lainnya, menurut otoritas kesehatan setempat.[fq/memo]
TemanAlQuran.com Hidup Mulia Bersama Quran