Sekitar 2,2 juta warga Palestina, hampir seluruh penduduk Jalur Gaza yang terkepung, memerlukan bantuan pangan mendesak, kata Program Pangan Dunia (WFP) kemarin.
Program PBB itu menambahkan dalam sebuah pernyataan bahwa ratusan ribu orang berdesakan di tempat penampungan dan rumah sakit yang penuh sesak, dengan makanan dan air yang habis, sebagai akibat dari perang dahsyat yang telah dilancarkan Israel selama 48 hari di Jalur Gaza.
Pernyataan itu mengatakan “peningkatan tajam konflik di Gaza telah menyebabkan seluruh penduduk berada dalam kondisi putus asa dan bencana.”
“WFP bekerja sama dengan 23 toko roti di Gaza pada awal tanggap daruratnya, menyediakan roti untuk 200.000 orang di tempat penampungan. Namun sistem pangan sedang runtuh. Toko roti terakhir yang bekerja sama dengan WFP ditutup karena tidak ada bahan bakar atau gas,” kata WFP.
Mereka menyerukan penghentian permusuhan dan akses yang aman terhadap pasokan makanan dan bahan bakar untuk memungkinkan organisasi tersebut melaksanakan operasinya di Gaza “secepat mungkin.
Selama 48 hari berturut-turut, tentara pendudukan Israel telah mengebom Gaza, menewaskan lebih dari 14.532 warga Palestina, termasuk lebih dari 6.000 anak-anak, dan melukai lebih dari 35.000 lainnya.[fq/memo]
TemanAlQuran.com Hidup Mulia Bersama Quran