Home » Kondisi Umat » Erdogan: Netanyahu akan Tercatat dalam Sejarah Sebagai ‘Tukang Jagal Gaza’
NABLUS, WEST BANK, PALESTINE - 2023/10/26: Palestinian youths hold a fake blood-stained picture of Israeli Prime Minister Benjamin Netanyahu during a demonstration in the city of Nablus in the northern West Bank against the Israeli authorities' killing of civilians in the Palestinian city of Gaza, where more than 7,000 Palestinian civilians have died so far, most of them children. Israel has launched an intensive wave of retaliatory air strikes on the Gaza strip. Israel says the attacks are in response to Hamas incursions into Israel from Gaza on October 7th, during which some 1,400 Israelis were killed. (Photo by Nasser Ishtayeh/SOPA Images/LightRocket via Getty Images)

Erdogan: Netanyahu akan Tercatat dalam Sejarah Sebagai ‘Tukang Jagal Gaza’

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu akan tercatat dalam sejarah sebagai “tukang jagal Gaza” setelah ia melakukan salah satu kekejaman terburuk dan terbesar dalam abad ini, kata Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan kemarin.

Erdogan mengatakan kepada anggota Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) bahwa pernyataan dari anggota pemerintahan Netanyahu mengurangi harapan untuk menjadikan gencatan senjata kemanusiaan sebagai gencatan senjata permanen.

Sementara itu, Erdogan mengkonfirmasi bahwa kapal Turki kedua yang membawa 1.500 ton bantuan kemanusiaan untuk Gaza meninggalkan Turkiye, dan menekankan bahwa Ankara akan mengintensifkan upayanya untuk membebaskan tawanan perang Israel dan menjadikan gencatan senjata permanen di Jalur Gaza.

Presiden Turki menambahkan bahwa warga Gaza telah menjadi sasaran serangan paling keji dan tercela dalam sejarah umat manusia sejak 7 Oktober di mana masjid-masjid dibom, sekolah-sekolah dan rumah sakit dihancurkan, tempat-tempat penampungan menjadi sasaran, dan bom-bom dijatuhkan terhadap warga sipil yang terlantar di jalan-jalan.

“Israel membakar dan menghancurkan Gaza selama 50 hari di depan mata seluruh dunia, dan melakukan segala jenis kekejaman….. dua pertiga bangunan di Gaza hancur, rusak atau tidak dapat dihuni, dan infrastruktur pendidikan runtuh, Kata Erdogan, menekankan bahwa warga Palestina di Gaza tidak akan pernah melupakan kejahatan terhadap kemanusiaan dan kejahatan perang yang dilakukan terhadap mereka dan kelambanan negara-negara Barat.

“Turkiye akan berusaha dengan segala cara untuk meminta pertanggungjawaban pemerintah Israel di hadapan hukum internasional,” tambahnya.[fq/memo]

Check Also

Prancis, Inggris, dan Jerman Serukan Diakhirinya Perang di Gaza

Para pemimpin kelompok E3 yang terdiri dari Prancis, Inggris, dan Jerman pada hari Jumat menyerukan ...

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: