Ratusan pemukim ilegal Israel, pada hari Kamis, memaksa masuk ke kompleks Masjid Al-Aqsha di Yerusalem Timur yang diduduki pada hari kelima hari raya Yahudi Sukkot, menurut Departemen Wakaf Islam, Anadolu Agency melaporkan .
Dalam sebuah pernyataan, departemen tersebut mengatakan bahwa setidaknya 240 pemukim memasuki lokasi tersebut di bawah perlindungan polisi Israel.
Sukkot adalah libur panjang selama seminggu, yang dimulai pada tanggal 29 September dan akan berlanjut hingga 6 Oktober, mengakhiri musim hari raya Yahudi yang dimulai dengan merayakan Rosh Hashanah (Tahun Baru) pada tanggal 15 September.
Para pemukim menyerbu kompleks tersebut secara berkelompok melalui Gerbang Al-Mughrabi di dinding barat Masjid Al-Aqsha, kata para saksi mata kepada Anadolu.
Setidaknya 4.551 pemukim telah menyerbu kompleks tersebut sejak Ahd, menurut data dari Departemen Wakaf Islam.
Polisi Israel mulai mengizinkan pemukim memasuki kompleks Masjid Al-Aqsha pada tahun 2003, meskipun ada kecaman berulang kali dari warga Palestina.
Masjid Al-Aqsha adalah situs tersuci ketiga di dunia bagi umat Islam. Orang-orang Yahudi menyebut kawasan itu sebagai Bukit Bait Suci, mengklaim bahwa tempat itu adalah situs dua kuil Yahudi di zaman kuno.
Israel menduduki Yerusalem Timur, tempat Al-Aqsha berada, selama Perang Arab-Israel tahun 1967. Mereka mencaplok seluruh kota pada tahun 1980, sebuah tindakan yang tidak pernah diakui oleh komunitas internasional.[fq/anadolu]
TemanAlQuran.com Hidup Mulia Bersama Quran