Tentara Israel pada hari Sabtu melanjutkan serangan tanpa henti di Jalur Gaza di tengah pemadaman total jaringan telekomunikasi dan internet, Anadolu melaporkan.
Wartawan Anadolu di lapangan mengatakan sebagian besar pemboman terkonsentrasi di sekitar Rumah Sakit Al-Shifa dan Rumah Sakit Indonesia.
Internet dan komunikasi terputus ketika militer Israel mengatakan pihaknya mengintensifkan pemboman di Gaza dan bahwa pasukan daratnya memperluas operasi.
Badan-badan bantuan internasional mengatakan mereka tidak dapat menghubungi staf mereka. Sedangkan
Lynn Hastings, koordinator PBB untuk Palestina, mengatakan, “Gaza telah kehilangan kontak dengan dunia luar.”
“Saluran telepon/internet/jaringan seluler terputus. Rumah sakit dan operasi kemanusiaan tidak dapat dilanjutkan tanpa komunikasi, energi, makanan, air, dan obat-obatan. Keselamatan warga sipil, termasuk pekerja kesehatan/jurnalis/staf PBB yang menghadapi risiko besar. Perang punya aturan. Warga sipil harus dilindungi,” katanya di X.
“Warga sipil Palestina sudah terkepung di Jalur Gaza yang diduduki dan sekarang juga terjebak dalam pemadaman komunikasi total,” kata Erika Guevara-Rosas, direktur senior Penelitian, Advokasi, Kebijakan dan Kampanye di Amnesty International.
“Kami menyerukan kepada Israel untuk segera mengakhiri serangan-serangan yang tidak pandang bulu dan tidak proporsional yang telah menewaskan dan melukai begitu banyak warga sipil, termasuk lebih dari 3.000 anak-anak. Infrastruktur internet dan telekomunikasi juga harus dipulihkan sebagai hal yang mendesak, untuk memungkinkan operasi penyelamatan di tengah serangan udara Israel dan perluasan operasi darat.”[fq/anadolu]
TemanAlQuran.com Hidup Mulia Bersama Quran