Malaysia pada hari Jumat “tanpa syarat” mengutuk pemukim ilegal ekstremis Israel yang menyerbu Masjid Al Aqsha pada tanggal 24 dan 25 September, menurut laporan Anadolu Agency .
“Serangan yang direncanakan ini merupakan tindakan yang disengaja oleh rezim Israel yang jelas-jelas bertujuan untuk menantang status quo hukum dan politik Yerusalem dan Al Haram Al Sharif, ” kata Kementerian Luar Negeri Malaysia dalam sebuah pernyataan.
Pernyataan tersebut juga mendesak komunitas global untuk menghentikan tanggung jawab pemerintah Israel atas tindakan agresif mereka yang terus menerus, yang memperburuk kondisi yang sudah parah di Wilayah Palestina di bawah pendudukan.
“Dewan Keamanan PBB, khususnya, harus memenuhi tanggung jawab yang diamanatkan dalam Piagam dan mengecam rezim tersebut untuk segera menghentikan semua tindakan provokasi dan agresi demi kepentingan perdamaian dan stabilitas di kawasan,” kata pernyataan tersebut.
Kementerian mengatakan mereka berpegang teguh pada prinsip bahwa Palestina berhak atas negara merdeka dan berdaulat berdasarkan perbatasan sebelum tahun 1967, dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya.[fq/memo]
TemanAlQuran.com Hidup Mulia Bersama Quran