Home » Kondisi Umat » Amazon Sediakan Hijab untuk Pekerja Muslim di Fasilitas Minnesota

Amazon Sediakan Hijab untuk Pekerja Muslim di Fasilitas Minnesota

Mencari lingkungan kerja yang lebih inklusif, pengecer besar AS Amazon telah bermitra dengan merek jilbab untuk menyediakan jilbab bagi pekerja Muslimnya.

Henna and Hijabs bermitra dengan Amazon untuk meluncurkan hijab bermerek Amazon bagi para pekerja di fasilitas SMN1 di Brooklyn Park.

“Henna dan Hijabs berkomitmen untuk menjembatani kesenjangan aksesibilitas yang sering ditemui wanita Muslim di ruang yang berbeda,” kata Hilal Ibrahim, pendiri Henna and Hijabs , Sahan Journal melaporkan.

Menyusul peluncuran kemitraan pada hari Rabu, SMN1 telah menjadi fasilitas Amazon pertama yang menggunakan hijab bermerek, sebuah perayaan bagi banyak Muslim.

“Saya tidak bisa mengungkapkan betapa senang dan gembiranya saya dengan kata-kata,” kata Ryan Mohamad, seorang pekerja Amazon di SMN1, sambil mengenakan hijab berlogo Amazon.

Jilbabnya adalah hasil dari proses 18 bulan untuk menambahkan jilbab ke pilihan pakaian.

Kegembiraan Ryan menjadi kebanggaan bagi Hilal, yang melihat perusahaannya berhasil menjembatani kesenjangan bagi perempuan Muslim.

“Kami bercita-cita kemitraan ini untuk menumbuhkan rasa inklusi dan kepemilikan di antara anggota. Suatu kehormatan yang sangat rendah hati untuk dapat memenuhi kebutuhan ini, ”kata Hilal.

Jilbab bukanlah inisiatif pertama Amazon untuk mengakomodasi karyawan Muslimnya.

Oktober lalu, Amazon membuka fasilitas penyortiran baru yang mengakomodasi karyawan Muslim dengan menawarkan ruang wudhu dan sholat.

Fasilitas tersebut datang hampir empat tahun setelah protes oleh sekelompok pekerja Somalia Muslim Amazon di Minnesota yang menuntut kondisi kerja yang lebih baik di gudang pengecer.

Menurut Amazon, mereka memiliki lebih dari 100 pusat pemenuhan di seluruh AS. Pusat ini mempekerjakan lebih dari 125.000 karyawan tetap.

Negara bagian Minnesota memiliki populasi hampir enam juta orang. Tidak lebih dari 1% dari jumlah ini adalah Muslim yang memiliki lebih dari 30 masjid di seluruh negara bagian utara.[fq/aboutislam]

Check Also

Prancis, Inggris, dan Jerman Serukan Diakhirinya Perang di Gaza

Para pemimpin kelompok E3 yang terdiri dari Prancis, Inggris, dan Jerman pada hari Jumat menyerukan ...

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: