Pemimpin senior Hamas Izzat Al-Risheq mengumumkan pada hari Jumat bahwa izin Swedia untuk membakar Al-Qur’an telah “menyebarkan kebencian.”
“Izin yang diperbarui untuk membakar Al-Quran oleh beberapa ekstremis di Swedia adalah ketekunan dalam menyebarkan kebencian dan pelanggaran terhadap semua agama, konvensi, dan nilai-nilai monoteistik,” tegas Al-Risheq.
Menurut surat kabar Al-Resalah , dia menegaskan: ” Tindakan ini tercela dan memprovokasi perasaan semua Muslim di seluruh dunia.”
Al-Risheq melanjutkan: “Ini juga mengungkapkan rasisme yang menjijikkan dan ketidakseimbangan moral dan etika di antara mereka yang bertanggung jawab dan mereka yang melindungi mereka.”
Pejabat Hamas itu menekankan pentingnya mencegah terjadinya tindakan semacam itu dengan dalih kebebasan, yang disalahgunakan.
Al-Risheq menyimpulkan bahwa
Masalah koeksistensi di antara berbagai bangsa dan pengikut agama lain didasarkan pada penghormatan terhadap tempat suci dan kitab suci.[fq/memo]
TemanAlQuran.com Hidup Mulia Bersama Quran