Memenuhi kebutuhan mahasiswa Muslimnya, Universitas Georgetown telah menjadi perguruan tinggi AS pertama yang membuka masjid dengan tempat wudhu.
Masjid Yarrow Mamout , dinamai salah satu Muslim pertama di Amerika, pertama kali dibuka pada 2019. Namun, konstruksi dan desainnya selesai tahun ini, lapor Aleteia.org .
“Masjid dibangun di atas komitmen universitas untuk pemahaman antaragama dan kepedulian untuk seluruh pribadi, atau cura personalis , dalam menciptakan ruang sakral di kampus dan komunitas untuk mahasiswa dari semua tradisi agama,” kata universitas tersebut dalam sebuah pengumuman .
Fasilitas tersebut “menyediakan ruang untuk refleksi, doa, komunitas, dan dialog antaragama bagi siswa Muslim dan non-Muslim di Georgetown.”
Masjid ini menawarkan shalat lima waktu tradisional, serta program pendidikan dan diskusi spiritual.
Ini adalah salah satu dari tujuh ruang suci di kampus utama Georgetown. Bangunan ini juga menyediakan ruang untuk refleksi, doa, komunitas dan dialog antaragama bagi siswa Muslim dan non-Muslim di Georgetown.
Yarrow Mamout adalah seorang pria Muslim yang diperbudak yang membeli kebebasannya. Dia berkontribusi di lingkungan Georgetown, dan terus memperdalam dan mempraktikkan keyakinan Islamnya di abad ke-18.
Georgetown juga merupakan universitas AS pertama yang mempekerjakan seorang ulama penuh waktu, Imam Yahya Hendi, 24 tahun lalu.[fq/aboutislam]
TemanAlQuran.com Hidup Mulia Bersama Quran