Jaringan Hak Asasi Manusia Suriah (SNHR) mengatakan, Senin, penyelidikannya telah membuktikan bahwa rezim Suriah dan Rusia bertanggung jawab atas pengeboman tandan terhadap kamp pengungsi internal (IDP) di barat laut Idlib.
Serangan itu terjadi di daerah pegunungan yang terletak di sisi barat dan barat laut kota Idlib, tempat kamp-kamp pengungsi tersebar.
Pada 2013, kawasan itu dikuasai oleh faksi oposisi bersenjata, sebelum Hay’at Tahrir Al-Sham menguasainya pada 2017.
Pada saat penyerangan, daerah tersebut dikuasai oleh faksi oposisi dan Hay’at Tahrir Al-Sham.
Menurut laporan SNHR, sebuah peluncur roket yang ditempatkan di daerah yang dikendalikan oleh rezim Suriah dan milisi Iran, kemungkinan adalah Bandara Militer Nayrab di kota Aleppo, ditembakkan dari peluncur roket 220 mm BM-27 URAGAN, roket 9M27K1 yang membawa 9N235 sub-munisi.
Laporan itu mengatakan, setelah mempelajari sisa-sisa serangan, kemungkinan delapan rudal telah ditembakkan, yang meledak berturut-turut di langit daerah pegunungan yang penuh dengan kamp pengungsi, barat laut dan barat kota Idlib, dan Al -Area.[fq/memo]
TemanAlQuran.com Hidup Mulia Bersama Quran