Empat nelayan Palestina terluka pagi ini ketika pasukan pendudukan Israel menyerang mereka dan perahu mereka di lepas pantai Kota Gaza.
Seorang reporter Pusat Informasi Palestina mengatakan bahwa tentara Israel menembakkan peluru karet dari kapal perang mereka ke empat nelayan saat mereka berada beberapa mil laut di lepas pantai Kota Gaza.
Para nelayan dilaporkan menderita luka-luka selama serangan itu dan mendapat bantuan medis di rumah sakit setempat.
Pasukan angkatan laut Israel dan kapal perang mereka mempertahankan keberadaan di sekitar nelayan Gaza hampir setiap hari, melecehkan mereka, menembaki mereka, merusak perahu mereka dan melakukan penangkapan.
Kadang-kadang nelayan terluka atau terbunuh selama serangan tembakan.
Di bawah perjanjian Oslo tahun 1993, nelayan Palestina diizinkan menangkap ikan hingga 20 mil laut di lepas pantai Gaza, tetapi sejak itu Israel telah mengurangi zona penangkapan ikan secara bertahap hingga batas antara enam hingga tiga mil laut sebagai bagian dari blokade di Gaza.
Menurut Asosiasi Nelayan Palestina di Gaza, ada sekitar 4.000 nelayan yang bekerja di sektor perikanan Gaza, yang mengurus sekitar 50.000 tanggungan.
Profesi ini dianggap berbahaya oleh organisasi hak karena pelecehan Israel terhadap nelayan di laut.
Pada tahun 2020, pasukan pendudukan Israel menyerang nelayan Palestina di lepas pantai Jalur Gaza setidaknya 320 kali, Komite Kerja Persatuan Pertanian (UAWC) melaporkan , 63 serangan lebih banyak dari tahun sebelumnya. Israel juga menutup area penangkapan ikan selama 16 hari pada bulan Agustus.[fq/pip]
TemanAlQuran.com Hidup Mulia Bersama Quran