Home » Kondisi Umat » Turki Mengenang Tentara Mereka yang Gugur dalam Pertempuran PD I

Turki Mengenang Tentara Mereka yang Gugur dalam Pertempuran PD I

Pejabat Turki pada hari Ahad kemarin memperingati para martir Pertempuran Sarikamis selama Perang Dunia I, lapor Anadolu Agency .

Puluhan ribu tentara Ottoman, dipimpin oleh Enver Pasha, tewas selama Pertempuran Sarikamis dari Desember 1914 hingga Januari 1915, ketika mereka melancarkan serangan di dekat kota timur Kars untuk membebaskan wilayah Ottoman di bawah pendudukan Rusia.

“Pada peringatan 108 tahun Operasi Sarikamis, saya memperingati para martir kami dengan rahmat dan terima kasih,” kata juru bicara kepresidenan Ibrahim Kalin di Twitter.

Dalam keterangan tertulis, Menhan Hulusi Akar juga mengenang para prajurit yang gugur.

“Fakta bahwa para prajurit kami, yang jantungnya berdetak dengan cinta tanah air dan bangsa, mencapai pangkat syahid di Sarikamis dalam kondisi musim dingin yang keras meninggalkan jejak yang dalam di ingatan kami.

“Keberanian dan pengorbanan luar biasa yang dilakukan oleh leluhur heroik kita selama Operasi Sarikamis akan dikenang dengan rasa hormat dan terima kasih dari generasi ke generasi, dan kenangan berharga mereka akan tetap hidup selamanya,” kata Akar.

Kementerian Pertahanan Nasional juga membagikan video di Twitter untuk mengenang tentara yang gugur.

Sementara itu, ribuan orang di Kars berbaris untuk menghormati para prajurit. Upacara peringatan setelah pawai dihadiri oleh pejabat senior militer dan sipil, termasuk Menteri Pemuda dan Olahraga Mehmet Kasapoglu, dan Menteri Keluarga dan Layanan Sosial Derya Yanik.

Berbicara pada upacara tersebut, Kasapoglu mengatakan Sarikamis adalah tanda bahwa bangsa tidak akan pernah menyerahkan tanah air dan kemerdekaannya, bahkan dalam kondisi yang paling sulit sekalipun.

Upacara peringatan para martir juga diadakan di bagian lain negara itu.[fq/anadolu]

Check Also

Prancis, Inggris, dan Jerman Serukan Diakhirinya Perang di Gaza

Para pemimpin kelompok E3 yang terdiri dari Prancis, Inggris, dan Jerman pada hari Jumat menyerukan ...

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: