Kementerian Pertanian Palestina pada hari Kamis lalu meresmikan musim pemetikan dan penggilingan zaitun untuk tahun 2022, di hadapan para pejabat dan dalam partisipasi dengan anggota Dewan Legislatif, walikota kota, lembaga dan petani.
Upacara pembukaan disertai dengan pertunjukan seni dan kios-kios yang menyediakan produk lokal.
Para peserta berpartisipasi dalam proses pemetikan zaitun, dan mengenakan keffiyeh Palestina dan pakaian tradisional. Musim ini digunakan untuk menandai pentingnya pohon zaitun, apa yang diwakilinya bagi orang Palestina dan sejarah mereka, dan nilai gizi yang tinggi dari buahnya dalam hal minyak yang diekstraksi darinya.
Kementerian Pertanian mengatakan pohon zaitun mengekspresikan identitas Palestina dan ketabahan rakyat terhadap upaya untuk merampok sejarah dan warisan Palestina.
Musim zaitun ini adalah yang terbaik dalam beberapa tahun terakhir karena banyaknya produksi dan perluasan area budidaya, kata kementerian, menjelaskan bahwa area yang ditanami zaitun tahun ini diperkirakan mencapai 43.000 dunam (43 kilometer persegi), dengan rata-rata tingkat produksi satu ton per dunam.
Diharapkan bahwa peningkatan hasil panen ini akan memungkinkan para petani Gaza untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal, dan mencapai swasembada minyak dan zaitun. Diharapkan juga bahwa sebagian dari produk tersebut dapat diekspor ke seluruh dunia Arab dan lebih jauh lagi.[fq/memo]
TemanAlQuran.com Hidup Mulia Bersama Quran