UEA berencana membangun resor senilai $ 5 miliar (18 miliar dirham) yang menyerupai bulan, menurut sebuah laporan minggu lalu oleh Arabian Business .
Firma arsitektur Kanada dan pemberi lisensi properti, Moon World Resorts Inc (MWR) dilaporkan berada di belakang proyek yang diusulkan, yang diperkirakan akan dibangun dalam waktu 48 bulan, dan akan memiliki ketinggian keseluruhan 735 kaki (224 meter).
Kompleks bulan yang mewah akan menjadi tambahan terbaru untuk cakrawala kota Dubai yang futuristik. “Moon Dubai akan menjadi proyek pariwisata modern terbesar dan tersukses di seluruh wilayah MENA, menggandakan kunjungan pariwisata tahunan ke Dubai berdasarkan daya tarik global, kesadaran merek, dan berbagai penawaran terintegrasi yang unik,” co-founder Architect MRW Sandra Matthews dan Michael Henderson mengatakan kepada Arabian Business. Henderson lebih lanjut menjelaskan bahwa resor itu dapat menampung 10 juta pengunjung tahunan dengan nyaman.
Pembangunan akan dikelilingi oleh “koloni bulan” yang akan mampu menampung 2,5 juta tamu setiap tahun, untuk mengalami wisata luar angkasa yang terjangkau di negara ini.
“Moon Dubai akan secara signifikan berdampak pada setiap aspek ekonomi emirat termasuk pariwisata, transportasi, real estat komersial dan perumahan, infrastruktur, layanan keuangan, penerbangan dan luar angkasa, energi, MICE, pertanian, teknologi, dan tentu saja pendidikan,” kata Henderson, menambahkan ini akan “dengan tegas menancapkan bendera UEA ke garis depan eksplorasi ruang angkasa.”
Henderson juga mengungkapkan bahwa perusahaan berharap untuk menawarkan lisensi untuk tiga resor Bulan lainnya di Amerika Utara, Eropa dan Afrika.
“Di wilayah MENA kita bisa melihat Moon dikembangkan di UEA, Arab Saudi, Qatar, Bahrain atau Kuwait,” katanya kepada National.
UEA sudah menjadi pelopor di antara negara-negara Arab dalam eksplorasi ruang angkasa dan telah mengalokasikan $820 juta untuk mendanai sektor luar angkasanya, termasuk rencana untuk membangun satelit. Tahun lalu, UEA membuat sejarah dengan menjadi negara Arab pertama dan kelima secara global yang mencapai planet Mars sebagai bagian dari misi luar angkasa. Ada juga rencana untuk melakukan pendaratan di bulan pada tahun 2024 sebagai bagian dari proyek kolaborasi dengan Israel.
Pada bulan Mei, Pusat Luar Angkasa Mohammed Bin Rashid (MBRSC) mengumumkan bahwa UEA akan meluncurkan misi luar angkasa jangka panjang Arab pertama, di mana seorang astronot Emirat akan mengambil bagian dalam misi enam bulan, yang dijadwalkan untuk paruh pertama. 2023 dari Kennedy Space Center di Negara Bagian Florida AS.[fq/memo]
TemanAlQuran.com Hidup Mulia Bersama Quran