Warga Irak turun ke jalan untuk memprotes pemadaman listrik yang mereka alami selama tiga hari berturut-turut, karena suhu di seluruh negeri melebihi 50 °C.
Protes pecah di Irak selatan hari ini, dengan kota Basra menjadi ajang pengunjuk rasa memblokir jalan dan membakar ban karena mereka menuntut pihak berwenang menyelesaikan pemadaman listrik.
Pemadaman di Irak selatan dilaporkan disebabkan oleh kegagalan saluran listrik dan kebakaran di pembangkit listrik, di mana Gubernur Basra Asaad Al-Eidani mengatakan bahwa pemutusan ketiga berturut-turut ini adalah “karena kebakaran di stasiun Khor Al Zubayr”, yang menghasilkan hingga 500 megawatt (MW) dari kebutuhan listrik kota 3.000MW.
Menurut laporan media, listrik telah pulih ke beberapa distrik kota pelabuhan kemarin sore, dengan Al-Eidani mengatakan api telah padam dan kerusakan telah diperbaiki.
Para pengunjuk rasa juga berusaha menyerbu salah satu pembangkit listrik terbesar di Basra dan demonstrasi lebih lanjut diadakan di provinsi tetangga Maysan.
Kemarahan para pemrotes juga muncul setelah Kementerian Listrik Irak mengumumkan keadaan “waspada umum” pekan lalu, karena suhu mulai naik ke level saat ini di atas 50 ° C.[fq/memo]
TemanAlQuran.com Hidup Mulia Bersama Quran