Pemerintah Taliban di Afghanistan telah membuat pernyataan resmi yang mempertanyakan tuduhan AS bahwa pemimpin Al-Qaeda Ayman Al-Zawahiri tewas di rumahnya di ibukota, Kabul, dalam serangan udara pada 31 Juli.
Juru bicara pemerintah Zabihullah Mujahid mengatakan bahwa pemerintah belum menemukan tubuh Al-Zawahiri di rumah yang menjadi sasaran serangan pesawat tak berawak AS.
Namun, pihak berwenang berusaha mengidentifikasi orang yang menjadi sasaran serangan karena tubuhnya dilenyapkan dalam serangan itu.
Dia menekankan bahwa pemerintahnya berkomitmen untuk mengendalikan keamanan dan stabilitas di seluruh Afghanistan, menekankan komitmennya terhadap Perjanjian Doha.
Mujahid sebelumnya mengutuk serangan AS, dengan mengatakan itu adalah pelanggaran prinsip-prinsip internasional dan Perjanjian Doha yang ditandatangani pada tahun 2020 antara Amerika Serikat dan gerakan Taliban, yang menetapkan bahwa pasukan asing harus meninggalkan Afghanistan.[fq/memo]
TemanAlQuran.com Hidup Mulia Bersama Quran