Setidaknya sepuluh orang, termasuk empat anak berusia antara 9 dan 11 tahun tewas dalam serangan udara Israel di Gaza utara dan selatan.
Sejak dimulainya serangan Israel pada Jumat sore lalu, dalam serangan Israel yang paling kejam karena serangan juga menyebabkan sekitar 40 lainnya terluka.
Empat anak termasuk di antara delapan orang yang tewas dalam serangan di kamp pengungsi Jabalia di utara Jalur Gaza.
Mereka diidentifikasi sebagai Hazem Ali Salem, 9, Ahmad Mohammad al-Neerab, 11, Momen Mohammad al-Neerab, 5, dan Khalil Jameel Shobeer, 10.
Pemuda lain diidentifikasi sebagai Khalil Iyad abu-Hamadah, 17 tahun.
Sementara itu, dua orang tewas dalam serangan udara yang menargetkan sebuah bangunan perumahan di kota Rafah, selatan Jalur Gaza.
Mereka belum diidentifikasi, tetapi Kementerian Kesehatan mengatakan bahwa dua serangan ini meningkatkan jumlah korban tewas sejak Jumat menjadi 24, termasuk enam anak-anak dan seorang wanita tua, dan yang terluka menjadi 203.
Sumber-sumber medis mengatakan bahwa beberapa dari yang terluka dalam dua serangan itu berada dalam kondisi kritis dan jumlah kematian kemungkinan akan meningkat.
Tentara pendudukan Israel mengklaim bahwa mereka tidak melakukan serangan di Jabalia pada saat kejadian, menyalahkan ledakan proyektil Palestina.[fq/memo]
TemanAlQuran.com Hidup Mulia Bersama Quran