Syaikh Raid Shalah membantah dirinya ditembak dan terluka, dengan mengatakan dia menganggap pendudukan Israel bertanggung jawab atas segala kerusakan yang mungkin menimpanya, kantor berita Safa melaporkan.
Inseiden Ini terjadi menyusul laporan bahwa dia terluka parah selama baku tembak di kota Umm Al-Fahm, Arab-Israel.
Dalam sebuah pernyataan, Syaikh Shalah mengatakan dia menganggap pendudukan Israel bertanggung jawab atas segala kerugian yang mungkin menimpanya sebagai akibat dari hasutan terus-menerus terhadapnya.
“Kami meyakinkan orang-orang kami, Palestina dan Arab dan umat Muslim bahwa Syaikh Raid Shalah sangat baik, terima kasih kepada Tuhan,” kata pernyataan itu. “Kami mengucapkan terima kasih kepada semua orang, kelompok dan organisasi yang bertanya tentang dia.”
Pernyataan itu menambahkan bahwa Shalah akan melanjutkan kegiatannya untuk menyebarkan perdamaian sosial dan membela prinsip-prinsip Palestina dan Islam.[fq/safa]
TemanAlQuran.com Hidup Mulia Bersama Quran